Plt. Bupati Muaraenim Bentuk Satgas Penanganan Konflik Harimau
0 Komentar 79 pembaca
Plt. Bupati Muaraenim, H. Juarsah, SH tadi pagi (30/12/2019) menginstruksikan seluruh jajarannya, bekerjasama dengan pihak TNI/Polri beserta tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan dan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Provinsi Sumatera Selatan untuk membentuk tim satuan tugas (Satgas) gabungan menangani permasalahan konflik harimau sumatera dengan warga.

Plt. Bupati Muaraenim Bentuk Satgas Penanganan Konflik Harimau

Berita

Muaraenim, Berita | Bapenda Muara Enim -- Plt. Bupati Muaraenim, H. Juarsah, SH tadi pagi (30/12/2019) menginstruksikan seluruh jajarannya, bekerjasama dengan pihak TNI/Polri beserta tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan dan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Provinsi Sumatera Selatan untuk membentuk tim satuan tugas (Satgas) gabungan menangani permasalahan konflik harimau sumatera dengan warga.

Arahan tersebut disampaikan dalam rapat khusus yang dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Muaraenim, yaitu Kapolres, Dandim, Kajari dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muaraenim, dihadiri pula oleh Kasi. Konservasi Wilayah II Lahat BKSDA Sumatera Selatan dan Pemprov. Sumatera Selatan melalui Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) VIII Semende, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Muaraenim termasuk jajarannya di Ruang Rapat Pangripta Sriwijaya, Kantor Bappeda Muaraenim.

Ditunjuk sebagai komandan lapangan yaitu Dandim 0404 Muaraenim, Letkol. Inf. Syafruddin dengan koordinator teknis berada dibawah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaraenim. Satgas ini akan bekerjasama dan bersifat mendukung (back-up) dari pihak BKSDA dan KPH Sumatera Selatan.

Plt. Bupati menyampaikan bahwa meskipun permasalahan hutan lindung dan satwa liar yang dilindungi ini bukan pada tataran kabupaten/kota, melainkan berada pada kewenangan pemerintah provinsi dalam hal ini Gubernur Sumatera Selatan dan juga Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI melalui BKSDA-nya, namun dirinya merasa berkewajiban untuk turut andil ambil bagian dalam melindungi dan menciptakan kondisi yang aman bagi warganya. Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan jangan represif bergerak sendiri-sendiri karena sudah ada tim yang diturunkan di lapangan. BKSDA Jambi dan Bengkulu-pun telah tiba untuk menambah kekuatan personel. Sementara ini telah didirikan pos terpadu yang berada di rumah dinas Camat Semende Darat Laut di Desa Pulau Panggung.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Muaraenim, Ir. H. Hasanudin, M.Si juga memastikan tim ini akan segera bekerja dengan cepat. Ia akan segera menyusun kelengkapan administrasi termasuk anggaran pembiayaan yang akan dialokasikan pada pos dana tak terduga (bencana sosial) tahun anggaran 2020. Menurutnya ini sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah daerah dalam melayani dan melindungi setiap warga masyarakatnya.

Author

Badan Pendapatan Daerah
Profil Badan Pendapatan Daerah

Admin Badan Pendapatan Daerah

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook